Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: KAJIAN PENGELOLAAN AIR MINUM BERKELANJUTAN UNTUK MENDUKUNG PERKEMBANGAN KOTA DI PANGKALPINANG
Judul: KAJIAN PENGELOLAAN AIR MINUM BERKELANJUTAN UNTUK MENDUKUNG PERKEMBANGAN KOTA DI PANGKALPINANG
Perguruan Tinggi: Universitas Pasundan
Jenis/sdm: dosen/0422096601

Tahun: 2019

Air minum merupakan kebutuhan utama bagi makluk hidup dan ketersediannya tidak dapat digantikan oleh barang lain, dan air sebagai kebutuhan dasar manusia, yang terkait dengan persoalan kualitas dan kuantitasnya. Berdasarkan data Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang tingkat pelayanan air minum masih rendah yaitu baru mencapai 9.2% pada tahun 2018 , dimana PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang selaku instansi penyedia air minum belum mampu menambah pelayanan air minum baik secara jangkauan pelayanan maupun debit air sehingga belum semua rumah tangga di Kota Pangkalpinang tercakup oleh pelayanan PDAM Tirta Pinang, kebanyakan bagi mereka yang belum terlayani. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan air minum berkelanjutan untuk mendukung perkembangan Kota Pangkalpinang di mulai dari teknis meliputi evaluasi perkembangan kota, kondisi pelayanan air minum, kebutuhan air minum sesuai dengan perkembangan wilayah, sumber-sumber air baku yang berpotensi dan arahan SPAM berkelanjutan untuk mendukung perkembangan Kota. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Dekriptif Kuantitatif Kualitatif merupakan suatu langkah yang. akan menggambarkan dan menjelaskan fenomena atau keadaan berdasarkan fakta-fakta yang ada, dan selanjutnya menganalisis berdasarkan data yang diperoleh. Sumber air potensial di Kota pangkalpinang memanfaatkan sumber air dari Kolong. Terdapat 3 Kolong yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku Kolong Kacangpedang dengan kedalaman 2,3 meter dan total luas 46 ha, Kolong Bacang dengan total luas 12,78 Ha dan kedalaman 4 meter serta Kolong Pedindang dengan kedalaman 3 meter dan total luas 5,56 ha. Total Pengambilan pada kolong sebesar 285 liter/detik, sehingga sampai tahun akhir periode perencanaan sumber air dari kolong tersebut dapat memenuhi kebutuhan air di Kota Pangkalpinang dengan jumlah kebutuhan pada akhir tahun perencanaan tahun 2028 yaitu 232.31 liter/detik. Kata Kunci: Pengelolaan Air Minum, Air Minum Berkelanjutan, Perkembangan Kota