Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Tindakan MOW
Judul: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Metode Operasi Wanita di RST Ciremai Cirebon Tahun 2015
Perguruan Tinggi: Akademi Kebidanan Bhakti Asih Purwakarta
Jenis/sdm: dosen/0412078004#04417513100

Tahun: 2016

ABSTRAKLatar  Belakang: Setiap  tahunnya  jumlah  penduduk  Indonesia  mengalami  lonjakan pertumbuhan penduduk sebesar 1,49% (BKKBN, 2015). Melonjaknya pertumbuhan penduduk menyebabkan indeks  kesehatan rendah sehingga AKI  dan  AKB  masih  tinggi,  Program Keluarga  Berencana  (KB)  merupakan  salah  satu  strategi  untuk  mengurangi  kematian  ibu (Kemenkes  2014). Wanita  Usia  Subur  yang  berstatus  kawin  dan  yang  saat  ini  menggunakan kontrasepsi  sebanyak  59,7%  dimana  sebanyak  59,3  %  menggunakan  kontrasepsi  modern  dan 0,4% menggunakan kontrasepsi secara tradisional, dengan akseptor KB MOW sebanyak 3,25% (Kemenkes  2014). Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  gambaran  karakteristik  ibu akseptor KB MOW di RST Ciremai Cirebon Tahun 2015.Metode: Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan cross  sectional. Penelitian  ini dilaksanakan  di  RST  Ciremai  Cirebon  dengan  populasi  adalah  ibu  akseptor  KB MOW,  dimana  data  yang  digunakan  adalah  data  sekunder  untuk  mengetahui  gambaran karakterisitik ibu akseptor KB MOW (Metode Operasi Wanita).Hasil: Penelitian ini  menunjukan  bahwa  dari  52  akseptor  KB  MOW  sebagian  besar  dilakukan MOW dilakukan dengan tindakan SC sebesar 92,3%, Sedangkan MOW dengan tindakan Non SC sebesar 7,7%.  Sebagian  besar  akseptor  KB  MOW  memiliki  usia >35  tahun (52%),  tidak  bekerja (77%), pendidikan tingkat  menengah (65,4%), paritas  multipara (67,3%). Hasil  uji  chi-square menjukan  terdapat  hubungan  bermakna  antara  usia  dan  tindakan  MOW  (p-value=0,043)  dan tidak adanya hubungan bermakna antara pekerjaan (p-value=0,183), pendidikan (p-value=0,318), dan paritas (p-value=0,147).Kesimpulan: Berdasarkan  hasil  penelitian  yang  telah  dilakukan  di  RST  Ciremai  Cirebon tahun 2015 akseptor  KB  MOW  terbanyak  dengan  tindakan  SC  dan  sebagian  besar berusia  >35  tahun, tidak  bekerja,  tingkat  pendidikan  menengah,  paritas  multipara,  dan  terdapat  hubungan  antara variabel usia dengan tindakan MOW.Kata Kunci: Akseptor KB, KB MOW, Keluarga Berencana, tindakan MOW