Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Jurnal Rekayasa Teknologi
Judul: PROTOYPE LOGIKA FUZZY INFRENCE SYSTEM DALAM PENILAIAN KINERJA GURU: STUDI KASUS SMK XYZ
Perguruan Tinggi: Universitas Nusa Putra
Jenis/sdm: dosen/0402106604#0405088001

Tahun: 2016

Guru adalah komponen kunci dari pencapaian target pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah memberikan aturan yang pasti untuk meningkatkan kinerja guru dalam proses belajar dapat berjalan seperti yang diharapkan. Namun, kondisi lapangan, harapan pemerintah ini belum terealisasi sepenuhnya, ini disebabkan kasus maksimal dalam pengawasan khusus dari manajemen sekolah dalam menilai kinerja guru yang ditemukan di beberapa mengajar di sekolah dan kegiatan belajar yang tidak diharapkan untuk mengalami kualitas. Salah satu kendala tersebut adalah tidak adanya sistem informasi tertentu yang dapat memberikan dukungan bagi para pengambil keputusan adalah kepala sekolah, sehingga sulit menghasilkan keputusan yang optimal. Selain data pendukung yang diperlukan sebagai dasar untuk pengambil keputusan harus menunggu hasil musyawarah, sehingga proses pengambilan keputusan memakan waktu lama. Dalam rangka untuk menentukan kinerja guru yang buruk, dan cukup baik, maka Kepala Sekolah harus membuat kriteria atau persyaratan yang digunakan sebagai dasar dalam menentukan penilaian kinerja guru. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan pendekatan logika fuzzy Infrence Sistem Mamdani. kriteria penilaian dapat dilakukan dengan melihat Pedagogik Kompetensi, Kompetensi Profesional, Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Sosial dimiliki oleh guru masing-masing. Dari kriteria tersebut, maka dibuat suatu Sistem Pendukung Keputusan. Penentuan kriteria kinerja guru yang kemudian diolah dengan pendekatan logika fuzzy. Dengan bantuan software Matlab. Hasil penelitian ini diharapkan Principal mampu menentukan kinerja guru dalam Islam SMK XYZ dengan efekif, efisien, dan obyektif dengan batas nilai ≥ 7,5, cukup <7,5 dan kurang dari <5 dengan kriteria yang layak untuk membatasi 8.53 dan setelah diuji pada guru menghasilkan nilai yang baik yaitu sekitar 82, yang berarti bahwa GUI yang dibuat dapat diterima sehingga nantinya dapat diterapkan dilembagakan.