Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Teknik Lingkungan
Judul: Design of Information Management for Environmental Performance Management based on ISO 14001: 2015 in Concentrating Division PT Freeport Indonesia
Perguruan Tinggi: Universitas Kebangsaan
Jenis/sdm: dosen/0404067904

Tahun: 2017

ABSTRACT

PTFI has a commitment todevelop Environmental Management System (EMS)that complies with ISO 14001 standards as stated in AMDAL300K in 1997. The latest international standard for EMS, i.e. ISO 14001 version 2015, has been published. Every organization that has implemented ISO 14001, must apply version 2015 in three years. Therefore, On September 2018, organization must have implemented ISO 14001:2015 standard, followed ith the requirement changes that must be complied by the organization based on gap analysis. The conceptual framework in this research is based on ISO 14001:2015 standard requirements with guidance for usage, with framework that consists to design transition change.The first step to be done in order to implement EMS ISO 14001:2015 in Concentrating Division is to conduct change management, where this type of change is a planned transitional change.Change management planning starts with: definingthe context of organization, interested parties, scope of the EMS, leadership and reviewingthe environmental policy, and aligningEMS objectives with the company’s strategy. The next step starts with environmental performance planning, which consists of:risk and opportunity assessment, identifyingand evaluating environmental aspect, determiningcompliance obligations, operational control, and environmental performance. After both stages are completed, information management design planning can be made, which includes: control of documented information, measuring and reporting.This stage consists of twelve stages that can be used by an organization in reference to the clauses in ISO 14001:2015 standard. In implementing information management of environmental performance management, it is expected that the web application can be utilized effectively and efficiently that focuses on the results (quantitative) and focuses on the activities (qualitative). The planning of this application aims to enable the users to benefit all information on EMSimplementation in Concentrating Division easily, started with access to enter thesystem by using a design that is centralized on its usage, and systematic process by using abstract model to design the smallest and simplest system which fully and directly supports all tasks to be achieved by the users in managing their environmental performance. Keywords: ISO 14001:2015; environmental performance; information management; environmental management system; web application

ABSTRAK

PTFI memiliki komitmen untuk mengembangkan Sistem Manajemen Lingkungan (SML)yang sesuai dengan standar ISO 14001 sebagaimana tercantum dalam AMDAL300K pada tahun 1997. Standar internasional terbaru untuk EMS, yaitu ISO 14001 versi 2015, telah dipublikasikan. Setiap organisasi yang telah menerapkanISO 14001, harus menerapkan versi 2015 dalam tiga tahun. Dengan demikian, pada bulan September 2018, organisasi harus sudahmenggunakan standar ISO 14001:2015, diikuti dengan perubahan persyaratan yang harus dipatuhi oleh organisasisesuai dengan analisis kesenjangan. Kerangka konseptual dalam penelitian ini berdasarkan pada standar ISO 14001:2015 -persyaratan dengan panduan untuk penggunaan, dengan kerangka kerja untuk merancang perubahan transisi. Langkah pertama yang harus dilakukan agar dapat mengimplementasikan ISO 14001:2015 di Divisi Concentrating yaitu dengan melakukan manajemen perubahan, dimana jenis perubahan tersebut yaitu perubahan transisional yang terencana. Perencanaan manajemen perubahan diawali dengan: menetukan konteks organisasi, pihak yang berkepentingan, cakupan SML, kepemimpinan dan review kebijakan lingkungan, dan menyatukan tujuan SMS dengan strategi perusahaan. Kemudian diikuti dengan tahapan selanjutnya,yaitu perencanaan pengelolaan kinerja lingkungan yang terdiri atas: penilaian risiko dan peluang, identifikasi dan evaluasi aspek lingkungan, kepatuhan, pengendalian operasi, dan kinerja lingkungan. Setelah kedua tahapan tersebut dilakukan, kemudian dapat dibuat perencanaan desain manajemen informasi yang mencakup: pengendalian dokumentasi informasi, pengukuran dan pelaporan.Tahapan tersebut terdiri atas dua belas tahapan yang dapat dipergunakan oleh sebuah organisasi dengan mengacu kepada klausul-klausul yang terdapat dalam standar ISO 14001:2015. Pada penerapanmanajemen informasi menejemen kinerja lingkungan, diharapkan aplikasi web dapat digunakan secara efektif dan efisien yang berfokus pada hasil (kuantitatif) maupun fokus pada aktifitas (kualitatif). Perencanaan aplikasi ini bertujuan agar pengguna dapat memanfaatkan semua informasi mengenai penerapan SMLdi Divisi Concentratingdengan mudah, dimulai dengan akses memasuki sistem dengan menggunakan desain yang berpusat pada penggunaan, dan proses yang sistematis dengan menggunakan model abstrak untuk merancang sistem terkecil dan sederhana yang sepenuhnya dan langsung mendukung semua tugas yang harus dicapai penggunadalam mengelola kinerja lingkungannya.Kata kunci: ISO 14001:2015; kinerja lingkungan; manajemen informasi; sistem manajemen lingkungan; aplikasi web.