Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Teknik Lingkungan
Judul: Analisis Kualitas Air untuk Konsentrasi Fluoride pada Sistem Jaringan Distribusi Air Minum dengan Fluoridasi
Perguruan Tinggi: Universitas Kebangsaan
Jenis/sdm: dosen/0404067904

Tahun: 2019

Abstract:. The requirement of consumed drinking water so that it does not create disturbance to public
health is that it needs a quality monitoring. Water fluoridation in Tembagapura City aims to reach its
concentration level toward certain safe level, and it can provide maximum benefits for dental health.
Analysis and simulation methods using EPAnet software. The results of hydrolic simulation and water
quality for fluoride concentration of each node and link in the drinking water distribution network system
have changed in every time change following the drinking water distribution segment. From hydraulic
simulations, especially for head and flow at separate points, it consists of simultaneous solution in flow
equivalence for every junction and headloss relationship in every link of network as a result of hydraulic
balancing. New segment will be made at the end of each link that receives inflow from a node if the quality
of the new node is different from the link in the last segment. Every pipe in network contains singular
segment where the water quality is in line with the preliminary quality stated in the preliminary node. With
the availability of hydraulic model and water quality for fluoride concentration, a further research can be
conducted for chlorine decay, growth of by product i.e. Trihalomethans (THMs) as well as water age
simultaneously in drinking water supply systems in Tembagapura City.
Keyword: EPAnet, distribution network, fluoride concentration.

Abstrak: Persyaratan kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat agar tidak menimbulkan
gangguan kesehatan, maka penyelenggara air minum perlu melakukan pemantauan kualitasnya.
Fluoridasi air di Kota Tembagapura ditujukan untuk mencapai tingkat konsentrasi
fluoride pada level
tertentu yang aman dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan gigi. Metode analisis dan
simulasi menggunakan perangkat lunak EPAnet. Hasil simulasi hidrolis dan kualitas air untuk konsentrasi
fluoride pada setiap node dan link pada sistem jaringan distribusi air minum berubah pada setiap
perubahan waktu mengikuti segmen distribusi air minum tersebut. Dari simulasi hidrolis, khusus untuk
head dan aliran pada titik yang terpisah meliputi penyelesaian secara simultan dalam persamaan aliran
untuk tiap sambungan (
junction), dan hubungan headloss pada setiap link pada jaringan sebagai akibat
dari
hydrolic balancing. Segmen baru terbentuk pada akhir dari setiap link yang menerima inflow dari
sebuah
node, jika kualitas node baru berbeda dari link pada segmen terakhir. Setiap pipa dalam jaringan
mengandung segmen tunggal, di mana kualitas air sebanding dengan kualitas awal yang ditetapkan di
node awal. Dengan tersedianya model hidrolis dan kualitas air untuk konsentrasi fluoride, maka dapat
dilakukan penelitian lanjutan untuk peluruhan klorin, pertumbuhan
by product yaitu trihalomethans
(THMs) serta usia air secara simultan pada sistem penyediaan air minum di Kota Tembagapura.
Kata Kunci: EPAnet, jaringan distribusi, konsentrasi fluoride.