Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: batas cair, batas plastis, metode Lee dan Freeman, fall cone penetrometer, variasi konus
Judul: ALTERNATIF PENENTUAN BATAS CAIR DAN BATAS PLASTIS DENGAN TIGA VARIASI BERAT KONUS MENGGUNAKAN METODE LEE DAN FREEMAN (2009)
Perguruan Tinggi: Universitas Katolik Parahyangan
Jenis/sdm: dosen/0428067101

Tahun: 2016

Untuk penyelidikan tanah geoteknik, umumnya pada tanah butir halus diuji
batas-batas Atterberg yaitu berupa batas cair dan batas plastis. Makalah ini menyajikan
dua standar pengujian untuk batas cair yaitu standar ASTM dan British. Kedua standar
tersebut masing-masing menggunakan Casagrande cup dan fall cone penetrometer. Di balik
kelebihan dan kekurangannya, fall cone penetrometer cenderung memberikan nilai
kesalahan operator yang lebih rendah dibandingkan dengan Casagrande cup. Selain itu,
dengan standar untuk menentukan batas plastis juga memiliki kekurangakuratan karena
proses penggulungan tanah dengan diameter 3 mm tergantung kepada pengalaman operator.
Dengan tujuan untuk mengurangi kesalahan manusia tersebut, Lee dan Freeman
mengusulkan penggunaan fall cone penetrometer test untuk menentukan batas plastis
selain batas cair dengan menggunakan kombinasi dari dua berat konus yang berbeda.
Di dalam penelitian ini, pengujian dilakukan dengan menggunakan dua macam
kombinasi dua berat konus yang berbeda. Sampel tanah yang diuji adalah sampel
remolded sebanyak 12 buah yang tersebar lokasi pengambilan sampelnya di Pulau Jawa dan
Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi konus standar dan
konus dengan berat dua kali berat konus standar memberikan hasil yang lebih baik
dibandingkan dengan kombinasi konus standar dan konus dengan tiga kali berat konus
standar. Kontribusi penelitian ini sekurang-kurangnya memberikan alternatif lain
penentuan batas plastis dan batas cair dengan menggunakan fall cone penetrometer test.