Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Kebugaran Jasmani
Judul: HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI DAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEBUGARAN JASMANI
Perguruan Tinggi: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik
Jenis/sdm: mahasiswa/1321112020

Tahun: 2017

Latar Belakang: Kebugaran atau yang sering dikaitkan dengan daya tahan kardiorespiratori adalah hal yang berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam melakukan kegiatan dan atau aktifitas dengan efektif dan tanpa disertai kelelahan yang berlebihan. Dari hasil survei oleh tim pengembang Sport Development Index (SDI) tahun 2005 menunjukkan tingkat kebugaran jasmani anak sekolah dasar (SD) di seluruh Indonesia cenderung rendah.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan energi dan aktifitas fisik dengan kebugaran jasmani pada siswa kelas V SD-IT Albina Purwakarta tahun ajaran 2016.

Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dan systematic random sampling.Sampel penelitian ini sebesar 33 siswa dari kelas V SD-IT Albina Purwakarta.Data aktifitas fisik diukur menggunakan recall aktifitas fisik 24 jam, asupan energi menggunakan recall 24 jam, dan kebugaran jasmani menggunakan metode Harvard Step Test. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment dan Rank-Spearman.

Hasil: Asupan energi dari sebagian besar responden (54,5%) masuk dalam kategori defisit, aktifitas fisik seluruh responden (100%) tergolong ringan dan kebugaran jasmani responden sebesar (81,8%) termasuk dalam kategori kurang. Tidak ada hubungan antara asupan energi dan aktifitas fisik dengan kebugaran jasmani (p=0,413; p=0,297)

Simpulan: Tidak ada hubungan antara asupan energi dan aktifitas fisik dengan kebugaran jasmani.

Kata kunci: Asupan energi, aktifitas fisik, kebugaran, Harvard Step Test