Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Teknik Sipil
Judul: Analisis Efektifitas Kinerja Layanan Jalan Layang Non Tol Studi Kasus Tanah Abang–Kampung Melayu
Perguruan Tinggi: Universitas Pembangunan Jaya
Jenis/sdm: dosen/0427047802#0401127905

Tahun: 2015

Tujuan dibangun jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas terutama pada jalan eksisting di kawasan perkotaan yang memiliki lahan terbatas.JLNT ini diharapkan memberikan aksesibilitas bagi lalu lintas menerus (trough traffic) yang melintasi ruas jalan ini sehingga diharapkan akan mempersingkat waktu tempuh perjalanan dari Casablanca menuju Tanah Abang. Namun perlu dikaji bagaimana efektifitas pemanfaatan JLNT tersebut terhadap pemanfaatan serta perilaku lalu lintas setelah dibangunnya jalan laying non tol tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik distribusi pergerakan arus lalu lintas kendaraan yang menggunakan jalan layang non tol dan jalan non JLNT berdasarkan penempatan on/off ramp jalan layang non tol Tanah Abang – Kampung Melayu, membandingkan perilaku arus lalu lintas dan mengetahui kinerja pelayanan operasional dari jalan layang non tol Tanah Abang – Kampung Melayu. Analisis kinerja pelayanan jalan dengan menggunakan metode Highway Capacity Manual untuk jalan bebas hambatan.Dari hasil analisis, pengaruh pembangunan jalan layang non tol terhadap perilaku lalu lintas sebelum adanya jalan layang untuk arus kendaraan dari Fly over Tebet menuju Cideng menunjukkan bahwa waktu tempuh kendaraan yang melalui jalan arteri (tidak melalui JLNT) menjadi lebih lama daripada setelah dibangunnya JLNT. Namun untuk waktu tempuh apabila melalui JLNT menghasilkan waktu tempuh yang lebih singkat di sepanjang ruas JLNT namun menghasilkan waktu tunda yang lama saat arus menuju off ramp. Kinerja ruas JLNT Kampung Melayu – Tanah Abang apabila ditinjau dari tingkat pelayanan (LOS) menunjukkan kategori A. Namun harus juga didukung oleh oleh kinerja ruas jalan eksisiting dimana terjadi penggabungan arus lalu lintas dari JLNT dan jalan non JLNT sehingga tidak menimbulkan kemacetan.


Kata kunci : JLNT, kinerja pelayanan, lalu lintas menerus, kapasitas