Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: SNIFA FARMASI UNJANI
Judul: PENINGKATAN KELARUTAN DAN LAJU DISOLUSI MEBENDAZOL DENGAN PEMBENTUKAN KRISTAL MULTIKOMPONEN
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/ 0419057102

Tahun: 2017

Mebendazol (MEB) adalah obat anthelmintik yang memiliki aktivitas

spektrum luas, termasuk ke dalam obat kelas II Biopharmaceutical

Classification System (BCS), dimana obat ini memiliki kelarutan

rendah dan permeabilitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk

meningkatkan kelarutan dan laju disolusi mebendazol melalui

pembentukan kristal multikomponen mebendazol-asam fumarat (MEBFUM)

1:1. Pada penelitian ini kompleks MEB-FUM dibuat dengan

metode penggilingan basah (solvent drop grinding) menggunakan pelarut

aseton. Karakterisasi awal meliputi pemeriksaan dengan mikroskop

polarisasi, difraksi sinar-X serbuk (PXRD) dan spektrofotometri

inframerah (FTIR). Evaluasi pembentukan kompleks meliputi uji

kelarutan dan uji disolusi. Hasil foto mikroskop polarisasi, pola difraksi

sinar-X serbuk dan spektrum inframerah mengindikasikan terbentuknya

garam MEB-FUM. Uji kelarutan menunjukkan bahwa kelarutan garam

MEB-FUM meningkat dalam media air, larutan dapar HCl pH 1,2, larutan

dapar asetat pH 4,5 dan larutan dapar fosfat pH 6,8 berturut-turut sebesar

51,5 ; 49,05 ; 2258 dan 249 kali dari kelarutan MEB murni. Pembentukan

garam MEB-FUM mampu meningkatkan laju disolusi MEB berturutturut

di dalam media air, dapar HCl pH 1,2, dapar asetat 4,5 dan dapar

fosfat pH 6,8.

Kata kunci : mebendazol, asam fumarat, garam, kelarutan, laju disolusi