Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: Manajemen Perbankan
Judul: Kajian Penanganan Manajemen pada Lembaga Keuangan perbankan Konvensional dan Perbankan Berbasis Syariah
Perguruan Tinggi: Institut Manajemen Koperasi Indonesia
Jenis/sdm: dosen/0422016301#0422116301

Tahun: 2010

Perubahan lingkungan eksternal dan internal dalam pengelolaan usaha perbankan mengarah kepada semakin kompleks dan ketatnya persaingan usaha antar bank. Hal tersebut mendorong munculnya berbagai produk dan sistem usaha dalam berbagai keunggulan kompetitif yang berdampak pada meningkatnya risiko usaha yang dihadapi oleh lembaga perbankan. Persaingan usaha tidak saja terjadi antara bank-bank umum konvensional, melainkan juga bersaing dengan munculnya bank syariah, dan produk bank umum berbasis syariah terutama setelah adanya UU nomor 7 tahun 1992 yang diubah menjadi UU nomor 10 tahun 1998 yang mengijinkan Bank umum untuk melakukan kegiatan usaha baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah.

Lembaga keuangan berbasis syariah pada dasarnya merupakan badan usaha yang bergerak dalam bidang keuangan untuk memobilisasi dana masyarakat dan memberikan pelayanan jasa perbankan lainnya berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam yang bersumber pada Al Qur'an dan Al Hadits. Hal yang membedakan antara pengelolaan perbankan konvensional dengan yang berbasis syariah terutama dalam penerapan sistem bagi hasil yang menggantikan sistem bunga dengan penegasan transaksi yang mengacu pada kaidah syariah  islam. Bagi lembaga keuangan konvensional, melakukan kombinasi antara manajemen bank umum dengan sistem keuangan syariah diterapkan untuk mengantisipasi risiko perubahan pasar dalam menyeimbangkan dua kepentingan antara lender dan borrower.

Penanganan manajemen risiko yang tepat, baik yang dilakukan oleh bank-bank konvensional maupun oleh bank-bank yang beroperasi secara syariah mutlak diperlukan agar dalam menjalankan usaha perbankannya selain dapat meminimalkan timbulnya kerugian yang dapat melebihi kemampuan bank sehingga dapat mengganggu kelangsungan usahanya, juga menempatkan perannya dalam memobilisasi sumber-sumber ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai risiko usaha perbankan yang perlu mendapat perhatian umumnya menyangkut risiko pasar, likuiditas, kredit atau financing, operasional, hukum, reputasi, strategik dan risiko kepatuhan.