Detail Inovasi Perguruan Tinggi


Tema: TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara
Judul: Pengaruh Teknik dan Pelarut Ekstraksi Terhadap Aktivitas Antioksidan dari Empat Jenis Ekstrak Daun Rosella (Hibiscus sabdariffa L.)
Perguruan Tinggi: Universitas Jenderal Achmad Yani
Jenis/sdm: dosen/0416108405

Tahun: 2018

Tanaman rosella merupakan tanaman asli dari benua Asia (India hingga Malaysia) dan benua Afrika. Kultivasi bagian bunga, daun, dan biji dari tanaman rosella (Hibiscus sabdariffa L.) telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai bahan makanan dan pengobatan empiris. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan tanaman rosella memiliki aktivitas farmakologi sebagai antikanker, antibakteri dan antioksidan. Telah dilaporkan bahwa bagian daun dan akar rosella dilaporkan mengandung senyawa fenolik terbanyak dibandingkan dengan bagian lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik dan pelarut ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan dari empat jenis ekstrak daun rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Teknik ekstraksi yang dilakukan adalah maserasi, infus dan refluk menggunakan pelarut air dan pelarut etanol. Aktivitas peredaman radikal bebas DPPH teridentifikasi pada pola kromatogram lapis tipis dengan penampak bercak DPPH 0,2% dari seluruh ekstrak daun rosella. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH dilakukan terhadap seluruh ekstrak daun rosella, yaitu ekstrak air teknik maserasi (AM), ekstrak air teknik infus (AI), ekstrak etanol teknik maserasi (EM), serta ekstrak etanol teknik refluk (ER). Nilai IC50 ekstrak AM, AI, EM dan ER berturut-turut adalah: 0,00056 ppm (sangat kuat); 0,00057 (sangat kuat); 0,00044 ppm (sangat kuat); 0,00092 ppm (sangat kuat). Metode penyarian metabolit sekunder optimal untuk aktivitas antioksidan pada daun rosella adalah teknik ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol (ER).

Kata kunci : Rosella (Hibiscus sabdariffa L.), daun, anti oksidan, DPPH